SuratKu Digital - Untuk Sinta

Untuk Sinta, Yang Selalu Ada di Hatiku

Sebuah ungkapan tulus, permohonan maaf, dan harapan baru.

Hai Sinta,

Aku menulis ini dengan sejujurnya rasa bersalah dan kesadaran penuh atas kekurangan diriku selama ini. Aku sadar, keputusan kita untuk berpisah adalah dampak dari kurangnya perhatian dan pengertian yang seharusnya layak kamu dapatkan dari aku.

"Aku belajar bahwa perhatian bukan sekadar hadir secara fisik atau bertukar pesan, tapi tentang mendengarkan, memahami, dan membuatmu merasa dihargai di setiap waktu."

Aku minta maaf karena selama ini terlalu abai dan tidak cukup peka memahami perasaanmu. Semua teguran dan masa lalu yang telah terjadi menjadi pelajaran yang sangat berharga buat aku untuk bertumbuh jadi pribadi yang lebih dewasa dan lebih mengerti arti hadir untuk seseorang.

Jika kamu memberikan kesempatan, aku tidak ingin hanya sekadar 'mengulang' masa lalu, tapi aku ingin kita membuka lembaran cerita baru—cerita yang dibangun dari pembelajaran, komitmen yang lebih baik, dan perhatian yang utuh dari aku untuk kamu.

Terima kasih pernah menjadi bagian terindah dalam hidupku. Kapan pun kamu siap untuk berbicara lagi, aku selalu di sini untuk mendengarkan.